Hati – Hati Ini Efek Baju Basah Disetrika

Menyetrika pakaian adalah kegiatan yang mudah lakukan guna merapikan baju yang kusut menjadi kembali rapi. Namun, seringkali ada kesalahan yang kita lakukan saat menyetrika, yaitu menyetrika baju yang basah. Adakah efek baju basah disetrika ?

Akibat Buruk atau Efek Baju Basah Disetrika

Apakah ada akibat buruk dari penggunaan setrika dikala baju yang disetrika masih dalam keadaan basah ? Rupanya, tak banyak orang yang memperhatikan efek baju basah disetrika. Selain mengakibatkan pakaian menjadi rusak, kira-kira apalagi ya dampak buruknya ?

Kesalahan umum yang sering kita lakukan ketika menyetrika, baik sengaja ataupun tidak sengaja adalah menyetrika baju basah. Padahal, jika ingin merawat pakaian agar lebih awet dan terhindar dari risiko kerusakan, setrika baju dalam keadaan kering.

Baca juga : Cara Mengeringkan Tas Sekolah dengan Cepat

1. Pakaian Menjadi Lebih Kaku

Salah satu efek dari menyetrika saat pakaian dalam keadaan basah adalah membuat baju menjadi lebih kaku. Padahal, salah satu kaidah penting dalam dunia setrika-menyetrika pakaian adalah tidak menyetrikanya dalam keadaan lembab atau basah.

Akibat keteledoran atau kesengajaan yang ingin membuat pakaian lebih cepat kering inilah yang nantinya akan membuat pakaian tersebut menjadi lebih kaku. Oleh karena itu, pelajari tips menyetrika pakaian agar tidak mengulangi kesalahan yang sama.

2. Pakaian Menjadi Terlalu Kering

Dalam melakukan tugas sederhana menyetrika pakaian, ada kalanya akan menemukan baju yang telah setrika kondisinya terlalu kering. Tanpa kita sadari, ternyata hal ini dikarenakan efek baju basah disetrika lho.

Apalagi jika sengaja menyetrikan baju basah agar proses pengeringan lebih cepat, maka jangan kecewa jika hasil yang kita dapatkan tidak sesuai dengan harapan. Alih-alih pakaian akan kering dan rapi, pakaian akan menjadi terlalu kering sehingga tidak rapi.

3. Pakaian Akan Menjadi Bau

Menyetrika dalam kondisi baju yang masih basah akan mengakibatkan efek munculnya bau tak sedap pada pakaian. Apalagi, jika yang setrika adalah setumpuk pakaian yang masih basah, maka siap-siap untuk mencucinya kembali karena bau yang muncul tidak sedap.

Sebaiknya, setrika pakaian yang dalam kondisi kering dan mulai menyetrika pakaian yang paling ringan terlebih dahulu, barulah pakaian yang paling berat. Jangan lupa gunakan pengaturan suhu rendah dan setrika terlebih dahulu baju yang terbuat dari kain halus.

Sementara itu, naikkan pengaturan suhu setrika secara perlahan untuk menyetrika pakaian yang berbahan lebih tebal, seperti kain katun atau wol. Berbeda halnya dengan menyetrika baju basah, cara ini akan membantu mempertahankan kualitas dan wangi pada pakaian.

Baca juga : Cara Mencuci Topi Bahan Katun

4. Risiko Terjadi Konslet

Bagi sebagain orang, mereka lebih memilih cara instan mengeringkan pakaian yakni dengan menyetrika baju yang kondisinya masih basah. Walaupun cara satu ini terbilang cukup efektif mengeringkain pakaian, namun jika tidak berhati-hati akan berdampak buruk lho.

Menyetrika baju yang basah akan beresiko terjadinya konsleting. Kesalahan kecil yang berakibat fatal tentu tidak kita inginkan, bukan ? Oleh karena itu sebaiknya hindari penggunaan setrika ketika baju dalam kondisi basah.

Menyetrika pakaian adalah kegiatan terampil untuk membuat pakaian menjadi lebih rapi dan wangi. Tentu saja, dalam melakukan kegiatan sederhana ini tak luput dari yang namanya melakukan kesalahan, seperti menyetrika baju yang masih basah.

Dari uraian diatas, sudah tahu kan apa saja efek baju basah disetrika ? Bukankah sebaiknya mencegah daripada terjadi hal yang tidak kita inginkan ? Untuk meminimalisir kerusakan pada baju atau terjadinya konslet, ada baiknya menyetrika baju dalam kondisi kering ya!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *